Kisah Pemuda Penggali Kubur Menyetubuhi Jenazah - TERBIS

Kisah Pemuda Penggali Kubur Menyetubuhi Jenazah


Kisah ini diriwayatkan oleh Al Faqi Abu al Layts bahwa Sayidina Umar Ra datang menemui Rosulullah Mohammad SAW sambil menangis. 

Rosulullah Mohammad SAW bertanya "Apa yang engkau tangisi, wahai umar?"
Umar menjawab, "Wahai Baginda Rosulullah, di pintu ada seorang pemuda yang telah menggetarkan hatiku. Dia menangis."

Rasulullah SAW pun bertanya pada pemuda itu, 
"Wahai anak muda, mengapa engkau menangis?," 
Anak muda itu menjawab, 
"Aku menangisi banyaknya dosa, dan aku takut terhadap murka Allah SWT kepada ku"
"Apa engkau menyekutukan Allah SWT?"
"Tidak"
"Atau engkau membunuh orang?"
"Tidak"
"Allah mengampunimu walaupun dosamu sebesar 7 langit, 7 Bumi, dan 7 Gunung"

"Wahai Baginda Rosul Mohammad SAW, dosaku lebih besar dari itu"
"Manakah yang lebih besar, dosamu atau Al Kursi (Kerajaan Allah)"
“Dosaku lebih besar, wahai Rasulullah.”
“Lebih besar mana, dosamu atau ‘Arsy?”
“Dosaku lebih besar, wahai Rasulullah.”
“Lebih besar mana, dosamu atau Tuhan-Mu —yakin ampunan Allah?”
“Ya, Allah Maha Besar dan Maha Agung.” 
“Tidak ada yang mengampuni dosamu yang besar kecuali Tuhan Yang Mahabesar.” 
Kemudian, Nabi Saw berkata kepadanya, 
“Beritahukan kepadaku, apa dosamu itu?”
“Aku malu kepada Anda, wahai Baginda Rasulullah.” 
“Katakanlah saja, apa dosamu?” 

“Wahai  Baginda Rasulullah, aku biasa menggali kuburan sejak berumur tujuh tahun. Dan terakhir, ada seorang budak perempuan dari kaum Anshar meninggal dunia. Lalu, aku menggali kuburannya dan mengambil kain kafannya. Baru saja aku beranjak beberapa langkah dari tempat itu, setan menggodaku. Aku kembali dan menyetubuhi mayat itu. Namun, belum lagi jauh aku berjalan dari tempat itu, tiba-tiba mayat budak perempuan itu berdiri dan berkata, ‘Celakalah engkau, wahai anak muda. Tidakkah engkau malu kepada Al-Hakim (Allah) yang mengambil tebusan un tuk orang yang teraniaya dari orang zalim? Engkau tinggalkan aku dalam keadaan telanjang di tengah kumpulan orang-orang mati dan engkau menghadirkan aku di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla dalam keadaan junub?’” 

Rasulullah Saw terkejut mendengar pengakuan anak muda itu, lalu berpaling darinya. Beliau berkata, “Wahai anak fasik, engkau pantas masuk neraka!”
Anak muda itu meninggalkan Baginda Rasulullah SAW dan bertobat kepada Allah SWT selama 40 malam. Setelah berlalu 40 malam, dia mengangkat kepalanya ke langit, dan berkata, “Wahai Tuhannya Muhammad, Âdam, dan Ibrâhîm, jika Engkau mengampuniku, beritahukanlah kepada Baginda Rosulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya. Jika tidak, kirimkanlah kepadaku api dari langit, lalu bakarlah aku dengannya. Namun, selamatkanlah aku dari siksa akhirat.” 

Lalu, Jibrîl As datang kepada Baginda Rosulullah Mohammad SAW dan berkata, “Wahai Muhammad, Tuhanmu menyampaikan salam kepadamu dan mengatakan kepadamu, Engkau telah menciptakan manusia.’” 
Nabi Saw menjawab, “Tidak. Dia (Allah) lah yang telah menciptakanku dan men ciptakan mereka serta memberikan rezeki kepadaku dan kepada mereka.”

Malaikat Jibrîl As berkata, “Allah Swt menyampaikan kepadamu, bahwa Allah telah mengampuni  anak muda itu.”  
Kemudian, Nabi Saw memanggil anak muda itu dan menyampaikan kabar gembira bahwa Allah Swt telah mengampuninya.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Pemuda Penggali Kubur Menyetubuhi Jenazah"

Post a Comment